Tetes embun di ujung pagi
memeluk luka pada ingatan
menyusuri masa yang kian lalu
di lorong tersamar
Jejak rindu tak bertuan
mendekap dalam napas
menghujam jantung
kemudian lenyab menjelma sepi
Akan kan embung ini bertahan
ingan itu menggores luka
menikam raga
menyayat kalbu
Hujan leburan tangis embun
di antara ke putus asa-an
hujan hampirkan harapan kosong. Seperti pelangi
pelangi sejenak hadir pemerkan keindahan
lalu lenyap bersama terik mentari
17.00
pujangga cinta



0 komentar:
Posting Komentar